FALSAFAH ILMU
PENGETAHUAN
Pengertian Falsafah
Ilmu yang berusaha mencari
sebab yang sedalam-dalamnya bagi segala sesuatu berdasarkan pikiran atau rasio.
Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan
konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan
sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala
sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh
dengan segala hubungan.
Ciri-ciri berfikir filosfi :
1. Berfikir dengan menggunakan disiplin berpikir
yang tinggi.
2. Berfikir secara sistematis.
3. Menyusun suatu skema konsepiuisi, dan
4. Menyeluruh.
Manfaat filsafat dalam kehidupan adalah :
1. Sebagai dasar dalam bertindak.
2. Sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
3. Untuk mengurangi salah paham dan konflik.
4. Untuk bersiap siaga menghadapi situasi dunia
yang selalu berubah.
Pengertian
Ilmu Pengetahuan
Menurut Mulyadi Kartanegara
beranggapan bahwa ilmu pengetahuan secara bahasa adalah science berarti
“keadaan atau fakta mengetahui dan sering diambil dalam arti pengetahuan
(knowledge) yang kontras terhadap intuisi dan kepercayaan. Ilmu pengetahuan
yang dimaksud dengan sains (science) adalah ilmu pengetahuan ilmiah atau
pengetahuan yang bersifat ilmu, secara ilmu pengetahuan, memenuhi syarat ilmu
pengetahuan (KBBI).
Menurut
Goldstein, ilmu merupakan cara memandang dunia, memahami, dan mengubahnya.
Dalam konteks kreativitas keilmuan, ilmu pengetahuan di definisikan sebagai
sistem berpikir yang melibatkan serangkaian aktivitas kreatif dan imajinatif
ilmuwan dalam upaya mencari kebenaran. Oleh karena itu tidak semua ilmu pengetahuan disebut sebagai
pengetahuan. Ilmu pengetahuan pada dasarnya merupakan kumpulan kumpulan
pengetahuan yang diperoleh manusia dari berbagai sumber.
Pengetahuan-pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan metode tertentu, yakni
metode ilmiah. Hasil dari semua itu lalu disusun secara sistematis. Selanjutkan
dilakukan uji kebenaran atau verifikasi secara empiris. Lalu pengalaman nyata
akan membuktikan kebenaran secara konkret. Perbedaan filsafat dan filsafat ilmu pengetahuan dapat kita
lihat pada objek material, objek formal pendekatan yang digunakan.
Falsafah Ilmu
Pengetahuan
Filsafat dan Ilmu adalah dua kata
yang saling berkaitan baik secara substansial
maupun historis. Kelahiran suatu ilmu tidak dapat dipisahkan dari peranan filsafat, sebaliknya perkembangan ilmu memperkuat keberadaan filsafat. Filsafat ilmu
pengetahuan adalah suatu usaha akal manusia yang beraturan dan taat
asas menuju keterangan tentang pengetahuan yang benar. Filsafat ilmu pengetahuan mengadakan
penataan dan pengetahuan dasar yang dapat menjelaskan terjadinya pengetahuan
(Martini Djamaris, 2011). Salah satu bidang studi filsafat yaitu filsafat ilmu
pengetahuan ini mempelajari segala macam jenis, sifat dan bentuk ilmu
pengetahuan berdasarkan segi atau sisi yang paling hakiki (Suparlan Suhartono).
Secara singkat menurut Suhartono bahwa filsafat ilmu pengetahuan adalah lebih
menekankan pada aspek pragmatis teknologi bagi kelestarian hidup dan
pemanfaatan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, filsafat ilmu pengetahuan
menurut Suhartono adalah filsafat praktis. Adapun kajian kajian dari filsafat
ilmu pengetahuan adalah ontologi, epistemologi dan aksiologi, dan sekarang ini filsafat ilmu
pengetahuan telah menjadi salah satu disiplin ilmu.
Conny memberikan 4 pandangan atau view of points dalam
filsafat ilmu, yaitu
1. Bahwa filsafat ilmu pengetahuan adalah perumusan world views yang
konsisten dengan dan beberapa pengertian didasarkan atas teori teori ilmiah
yang penting.
2. Bahwa filsafat ilmu pengetahuan adalah suatu eksposisi dari presuppositions dan predispostions dari para ilmuwan.
3. Bahwa filsafat ilmu pengetahuan adalah disiplin yang didalamnya
konsep konsep dan teori teori tentang ilmu dianalisis dan dikelompokkan.
4. Filsafat ilmu pengetahuan adalah suatu patokan tingkat
kedua.
Conny
R. Semiawan menambahkan bahwa tugas dari seorang filosofi atau ahli
filsafat ilmu pengetahuan adalah mengkombinasikan ke aplikasi yang lebih
luas dari ilmu pengetahuan. Pandangan kedua, berhubungan dengan penggabungan
antara ilmu sosial (sosiologi) dengan filsafat ilmu pengetahuan. Dan dalam
pandangan ketiga, konsep dan kompleks dijelaskan tentang makna dalam
pemanfaatan ilmiahnya. Terakhir dalam poin ke-4, mengacu pada serangkaian
pertanyaan berikut:
A. Karakteristik2
apa yang membedakan penyelidikan ilmiah dengan tipe penyelidikan lain?
B. Prosedur
yang seperti apa yang patut diikuti oleh ilmuwan dalam menyelidiki alam?
C. Bagaimana
kondisi yang harus dicapai untuk suatu membuat penjelasan ilmiah menjadi benar?
D. Bagaimana
status kognitif dari prinsip prinsip dan hukum-hukum ilmiah?
Fungsi Filsafat Ilmu
Filsafat ilmu merupakan salah
satu cabang dari filsafat. Oleh karena itu, fungsi filsafat ilmu kiranya tidak
bisa dilepaskan dari fungsi filsafat secara keseluruhan, yakni :
1. Sebagai
alat mencari kebenaran dari segala fenomena yang ada.
2. Mempertahankan,
menunjang dan melawan atau berdiri netral terhadap pandangan filsafat lainnya.
3. Memberikan
pengertian tentang cara hidup, pandangan hidup dan pandangan dunia.
4. Memberikan
ajaran tentang moral dan etika yang berguna dalam kehidupan
5. Menjadi
sumber inspirasi dan pedoman untuk kehidupan dalam berbagai aspek kehidupan itu
sendiri, seperti ekonomi, politik, hukum dan sebagainya. Disarikan dari Agraha
Suhandi (1989)
Sumber :
http://hariannetral.com/2014/10/pengertian-ilmu-pengetahuan-menurut-para-ahli.html
Jalaluddin, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Jakarta: PT
RajaGrafindo Persada: Jakarta: 2013.
https://www.academia.edu/5455916/FILSAFAT_ILMU_FILSAFAT_ILMU_PENGETAHUAN_PENGETAHUAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar