Link : http://www.jrisetgeotam.com/index.php/jrisgeotam/article/viewFile/30/46
Daftar Pustaka :
Marganingrum ,Dyah & Noviardi R. 2009.Pencemaran air dan tanah di kawasan pertambangan batubara di PT. Berau Coal.Bandung: Riset Geologi dan Pertambangan.
Selasa, 25 April 2017
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN JURNAL PENCEMARAN AIR DAN TANAH DI KAWASAN PERTAMBANGAN BATUBARA PADA PT. BERAU COAL
Nama (NPM) :
Fazri Rahmadhan (34414093)
Kelas :
3ID12
Jurnal tersebut untuk mengetahui faktor
penyebab pH air sungai sepanjang Sungai Lati mengalami fluktuasi dan cenderung
asam, hasil analisis di
hulu Sungai Lati pH air masih menunjukkan nilai yang normal yaitu 6,5. Namun
sepanjang perjalanannya, pH mengalami fluktuasi. Nilai pH di hilir Sungai Lati
menjadi asam yaitu sebesar 4,6. Hasil analisis tanah menunjukkan bahwa pH tanah
disekitar lokasi studi bersifat asam (< 6). Sementara tekstur tanah yang
didominasi oleh debu dan curah hujan yang relatif tinggi menyebabkan tanah
disekitar lokasi mudah mengalami erosi.
pertambangan
merupakan suatu bidang usaha yang
karena sifat kegiatannya pada dasarnya selalu menimbulkan dampak pada alam lingkungannya. Aktivitas penambangan selalu membawa dua sisi. Sisi pertama
adalah memacu kemakmuran ekonomi
negara. Sisi yang lain adalah
timbulnya dampak lingkungan,
setelah dibaca dan dipahami terdapat dampak positif dan dampak negatif yang dihasilkan
dari penambangan batubara. Berikut dampak positif dan dampak negative dari
penambangan barubara:
Ø Dampak Negatif
Dampak negatif dari penambangan batubara
adalah terbentuknya lubang yang mengakibatkan rusaknya bagian tanah atau
permukaan yang memungkinkan dapat menyebabkan kerusakan terhadapat lingkungan
disekitarnya. Seperti diketahui penambangan merupakan aktifitas yang dilakukan
dengan cara mengambil hasil alam yang berada di bagian bawah dan perlu adanya
pengerukan atau pengeboran sehingga merusak lingkungan.
Selain
itu dampak negatif dari penambangan adalah rusaknya habitat-habitat hewan yang
berada diarea pertambangan. Adanya penambangan batubara juga mengakibatkan
munculnya Air Asam Tambang (AAT) atau Acid Mining Drainage (AMD), dimana AAT itu sendiri dicirikan dengan
pH air yang sangat rendah (pH
antara 3-5) dan berpengaruh buruk
terhadap biota air
disekitarnya.
Ø Dampak Positif
Dampak positif adanya penambangan
adalah memberikan pemasukan bagi negara dari hasil penambangan tersebut. Hasil
dari penambangan tersebut juga bermanfaat bagi perusahaan, transportasi atau
kegiatan lain yang memerlukan bahan bakar berupa batubara, karena dengan adanya
penambangan menghasilkan batubara dapat memenuhi bahan bakar yang mereka butuhkan untuk usahanya.
Ø UPAYA UNTUK MENEKAN DAMPAK NEGATIF
Dengan adanya dampak negatif dalam
penambangan batubara seperti timbulnya air dengan kadar asam, maka diperlukan
upaya penanganan guna untuk meminimalisir dampak negatif tersebut agar tidak
menimbulkan kerugian yang besar bagi lingkungan. Upaya tersebut dapat dilakukan
dengan cara pengolahan limbah yang dihasilkan dari penambangan yang ditampung
pada suatu tempat penampungan limbah berkapasitas yang cukup, kemudian
dilakukanlah proses-proses terhadap limbah sehingga dapat mengendalikan tingkat
keasaman air, sehingga dapat mengurangi pencemaran terhadap lingkungan terutama
diair dan tanah.
Penambangan juga perlu mengurangi
aktifitas penambangan pada periode waktu tertentu dan perlu adanya perbaikan
terhadap lingkungan hasil penambangan seperti memperbaiki lubang tambang dengan
menanam pepohonan yang dapat memperbaiki ekosistem tanah. Dilakukakan upaya ini
diharapkan dapat mengurangi pencemaran terhadap lingkungan dan dapat diterapkan
pada lokasi penambangan lainnya, sehingga hasil yang dicapai saling
menguntungkan antara manusia dan lingkungan.
Sumber:
http://www.jrisetgeotam.com/index.php/jrisgeotam/article/viewFile/30/46
Daftar Pustaka:
Marganingrum ,Dyah & Noviardi R. 2009.Pencemaran air dan tanah di kawasan pertambangan batubara di PT. Berau Coal.Bandung: Riset Geologi dan Pertambangan
http://www.jrisetgeotam.com/index.php/jrisgeotam/article/viewFile/30/46
Daftar Pustaka:
Marganingrum ,Dyah & Noviardi R. 2009.Pencemaran air dan tanah di kawasan pertambangan batubara di PT. Berau Coal.Bandung: Riset Geologi dan Pertambangan
Langganan:
Komentar (Atom)